Articles by "Kabar Puncu"
Tampilkan postingan dengan label Kabar Puncu. Tampilkan semua postingan

Harianpuncu-online, BADAS-KEDIRI – HUT RI Ke 71, atau Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia diperingati dengan acara Badas bersholawat. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama warga Badas berselawat, Rabu (23/8/2016) pukul 19.30 WIB. 


Sekitar pukul 19.30 - + WIB acara dimulai, diawali dengan pembacaan dzikir dan tahlil serta Rotib Al Haddad. Selain dalam rangka HUT RI Ke 71, acara juga dimaksudkan sebagai Milad Majlis Rotib dan Sholawat | (ROSHO).

Pada acara tersebut jamaah juga diajak untuk bersholawat bersama yang dipimpin langsung oleh Habib Syekh bin Abdul Qodir Assegaf. Pimpinan majelis Ahbabul Musthofa ini memang dikenal dengan suaranya yang khas saat melantunkan sholawat dan qosidah.



Pada rangkaian acara juga Tausiah tentang Pentingnya Kesatuan Bangsa oleh KH M. Najmudin. 
Dawuh KH. Mohammad Najmuddin:
 
" Bendera kita Ahlussunah wal jama'ah, pertahankan sampai yaumil qiyamah.."
 
" INDONESIA yg memperjuangkan umat islam, mayoritas pahlawan kita umat islam..
Jangan berikan negara kita ini kepada orang2 kafir "
 
" Sak apik2 e uwong msti onok olo ne, sak olo2 ne uwong msti onok apik e.. "
" Didiklah anak2 kalian utk mencintai ROSULULLOH SAW, sahabatnya, dan para Ahlul baitnya..
 
Sabda Rosululloh SAW : sahabatku adalah bagaikan bintang, dan ahlil baitku bagaikan KAPAL "

(Milad Majelis Rosho ke-8, Badas Cinta Rosul)


Harianpuncu-online, KOTA KEDIRI - Puluhan ribu jamaah tumplek-blek di Stadion Brawijaya, Kecamatan Kota, tadi malam (22/8). Mereka menghadiri Hari Jadi Kota Kediri 1137, yang dikemas salawat. Acara bertajuk ’Kota Kediri Bersholawat 2016’ itu dihadiri Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Lantunan shalawat yang dipimpin langsung oleh Habib Syech Bin Abdul Qadir As – segaf beserta rombongan dan seluruh umat muslim yang ada di Kota Kediri  maupun luar Kediri, merupakan rangkaian acara Hari Jadi Kota Kediri yang digelar Pemerintah Kota Kediri, dan juga untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan proklamasi Republik Indonesia (RI) Ke -71 .

Kehadiran habib di Tanbu, membuat ribuan jamah  dari penjuru luar maupun dalam Kediri, berbondong – bondong menghadiri, sekaligus ikut melantunkan syair - syair shalawat secara bersama. Atas suksesnya acara yang digelar kali ini, Walikota Kediri Berharap acara Kota Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qadir As – segaf digelar tahun yang akan datang, tepatnya pada saat peringatan hari jadi Kota Kediri.




Sumber:
gambar.fb-syekhermania-pusat
Ilustrasi . Arema vs Persedikab
Yohanes Geohera : “ Tinggal matangkan team work”


PARE KABUPATEN KEDIRI- Hasil positif diraih tim 'baru' Persema Malang dalam pertandingan uji coba. Bermain di Stadion Candra Bhirawa, Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (18/08) sore, Arema memukul tuan rumah  Persedikab Kabupaten Kediri 3-2 (2-1).  


Tim besutan pelatihYohanes Geohera tersebut memboyong 25 pemain muda usia lokal Malang, di antaranya mantan pemain Arema dan SAD Indonesia 2009 (Sociedad Anonima Deportiva Uruguay), Yericho Christiantoko.  


Meski terbentuk belum genap sebulan, namun para pemain tim berjuluk Bledeg Biru tersebut, mampu mengimbangi dan mendikte permainan lawan yang ditukangi pelatih Bambang Drajat dan diperkuat mantan kiper Persik Kediri, Wahyudi itu. 

 “Belum ada sebulan tim terbentuk tapi anak-anak sudah lumayan bagus, terutama dalam organisai bermain. Tinggal dimatangkan team work dan memperbanyak pertandingan uji coba,” ujar pelatih Persema, Yohanes Geohera 

by :
Yohanes Geohera : “ Tinggal matangkan team work”
PARE KABUPATEN KEDIRI- Hasil positif diraih tim 'baru' Persema Malang dalam pertandingan uji coba. Bermain di Stadion Candra Bhirawa, Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (18/08) sore, Arema memukul tuan rumah  Persedikab Kabupaten Kediri 3-2 (2-1).

Tim besutan pelatihYohanes Geohera tersebut memboyong 25 pemain muda usia lokal Malang, di antaranya mantan pemain Arema dan SAD Indonesia 2009 (Sociedad Anonima Deportiva Uruguay), Yericho Christiantoko.

Meski terbentuk belum genap sebulan, namun para pemain tim berjuluk Bledeg Biru tersebut, mampu mengimbangi dan mendikte permainan lawan yang ditukangi pelatih Bambang Drajat dan diperkuat mantan kiper Persik Kediri, Wahyudi itu.

“Belum ada sebulan tim terbentuk tapi anak-anak sudah lumayan bagus, terutama dalam organisai bermain. Tinggal dimatangkan team work dan memperbanyak pertandingan uji coba,” ujar pelatih Persema, Yohanes Geohera
- See more at: http://topskor.co.id/football/news/6/liga-indonesia/2016/08/18/32596/persema-tundukkan-persedikab-32-di-kediri#sthash.EuzF9GAv.dpuf
Yohanes Geohera : “ Tinggal matangkan team work”
PARE KABUPATEN KEDIRI- Hasil positif diraih tim 'baru' Persema Malang dalam pertandingan uji coba. Bermain di Stadion Candra Bhirawa, Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (18/08) sore, Arema memukul tuan rumah  Persedikab Kabupaten Kediri 3-2 (2-1).

Tim besutan pelatihYohanes Geohera tersebut memboyong 25 pemain muda usia lokal Malang, di antaranya mantan pemain Arema dan SAD Indonesia 2009 (Sociedad Anonima Deportiva Uruguay), Yericho Christiantoko.

Meski terbentuk belum genap sebulan, namun para pemain tim berjuluk Bledeg Biru tersebut, mampu mengimbangi dan mendikte permainan lawan yang ditukangi pelatih Bambang Drajat dan diperkuat mantan kiper Persik Kediri, Wahyudi itu.

“Belum ada sebulan tim terbentuk tapi anak-anak sudah lumayan bagus, terutama dalam organisai bermain. Tinggal dimatangkan team work dan memperbanyak pertandingan uji coba,” ujar pelatih Persema, Yohanes Geohera
- See more at: http://topskor.co.id/football/news/6/liga-indonesia/2016/08/18/32596/persema-tundukkan-persedikab-32-di-kediri#sthash.EuzF9GAv.dpuf
Yohanes Geohera : “ Tinggal matangkan team work”
PARE KABUPATEN KEDIRI- Hasil positif diraih tim 'baru' Persema Malang dalam pertandingan uji coba. Bermain di Stadion Candra Bhirawa, Pare, Kabupaten Kediri, Kamis (18/08) sore, Arema memukul tuan rumah  Persedikab Kabupaten Kediri 3-2 (2-1).

Tim besutan pelatihYohanes Geohera tersebut memboyong 25 pemain muda usia lokal Malang, di antaranya mantan pemain Arema dan SAD Indonesia 2009 (Sociedad Anonima Deportiva Uruguay), Yericho Christiantoko.

Meski terbentuk belum genap sebulan, namun para pemain tim berjuluk Bledeg Biru tersebut, mampu mengimbangi dan mendikte permainan lawan yang ditukangi pelatih Bambang Drajat dan diperkuat mantan kiper Persik Kediri, Wahyudi itu.

“Belum ada sebulan tim terbentuk tapi anak-anak sudah lumayan bagus, terutama dalam organisai bermain. Tinggal dimatangkan team work dan memperbanyak pertandingan uji coba,” ujar pelatih Persema, Yohanes Geohera
- See more at: http://topskor.co.id/football/news/6/liga-indonesia/2016/08/18/32596/persema-tundukkan-persedikab-32-di-kediri#sthash.EuzF9GAv.dpuf
gambar ilustrasi krjogja.com
WATUGEDE-PUNCU - Ribuan umat islam menghadiri pengajian akbar di Desa Watugede Puncu Kediri, Jum'at (19/8) siang dalam rangka tasyakuran khitan dan Halal bi Halal. Acara tersebut diisi dengan tausyiah (ceramah agama) yang disampaikan ustaz kondang dari Bojonegoro, Jawa Timur, KH Anwar Zahid.
 
Dalam tausiahnya Anwar Zahid mengatakan, jika matinya seseorang didunia ini bisa terjadi setiap saat. Bahkan mati secara tiba-tiba wajar terjadi karena sudah menjadi kehendak Allah. Namun karena Allah menyayangi hambanya tidak jarang sebelum meninggal didahului dengan ujian memberikan sakit.  "Banyak orang yang ibadahnya jauh berkualitas ketika sedang sakit ketimbang sakit," ujarnya. Menurutnya, keadaan itu merupakan bentuk kecintaan Allah kepada umatnya agar lebih mendekatkan diri.



Sebagai umat Allah, ketika dicoba dengan sakit harus diterima sabar dan bersyukur. “Sakit itu ditegur Allah dan kita diingatkan Allah untuk mendekatkan , karena Allah kangen dengan umatnya yang tidak pernah mendekat,” jelasnya.  Selain itu dengan ujian sakit itu sebagai salah satu cara Allah menghapus dosa hambanya. Ketika orang sedang sakit dan diterima ikhlas dosanya akan dilebur. Karena hanya ada dua cara cepat melebur dosa manusia, pertama dengan melaksanakan ibadah haji dan ujian sakit. Persoalannya jika ibadah haji apakah semua warga mampu.  Hanya orang berkecukupan saja bisa melaksanakan ibadah itu.
Dalam kesempatan itu juga dijelaskan, kunci hidup adalah sabar meneriman meski sedikit. "Sukses didunia ukurannya adalah harta dan kedudukan sementara kebahagiaan itu ukurannya adalah hati,” jelasnya.  Banyak orang punya kedudukan tinggi, namun hati tidak bahagia. 





 


Acara peresmian pembangunan masjid SDN Puncu 1 dilaksanakan pada Jumat (12/6/2015). Acara ini
dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri,  direktur PT. TPS (Terminal Petikemas Surabaya) , wakil Disdikpora serta muspika Kecamatan Puncu. Masjid ini dibangun dari dana CSR PT. TPS sebagai komitmen bantuan pada warga terdampak bencana erupsi Gunung Kelud 2014.

Pembangunan masjid dimulai pada 21 November 2014 dan selesai pada 12 Juni 2015. Dengan menghabiskan total biaya sebesar 375 juta rupiah. Masjid di areal SDN Puncu 1 ini diberi nama Masjid Siti Kadijah. Pemberian nama ini dilatarbelakangi harapan agar masjid banyak bermanfaat bagi masyarakat.  Sebagaimana  Siti Kodijah, Istri Rosulullah yang banyak jasanya bagi kemajuan Islam.

Grup musik  Sanggar Alang-Alang Surabaya di undang oleh PT. TPS untuk memeriahkan acara. Grup ini adalah kelompok anak-anak jalanan di Surabaya yang dibina oleh PT. TPS. Para hadirin serta warga sangat terhibur oleh performa mereka yang atraktif dalam bermusik.
“Masjid ini dibangun secepat mungkin.  Minimal ketika bulan romadhon masjid sudah bisa digunakan”, ungkap Direktur PT. PTS , Dothy di awal sambutannya. “Diharapkan masjid ini banyak bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya untuk solat saja tetapi juga bisa digunakan untuk kegiatan sosial serta silaturahmi antar warga ”, imbuhnya.

Penyerahan bantuan sembako pada warga disekitar SDN Puncu 1
Penyerahan bantuan sembako pada warga disekitar SDN Puncu 1

 Wakil Bupati Kediri, Masykuri menghimbau takmir masjid untuk melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam memakmurkan masjid , “ Mari kita bersama-sama memakmurkan masjid. Mari kita hijaukan lingkungan masjid agar asri serta merawatnya dengan baik agar senantiasa betah beribadah didalamnya”. Acara diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako pada warga serta penyerahan karpet dan kipas angin pada takmir masjid.

Pemotongan pita serta penandatangan prasasti oleh Dir. PT. TPS
Pemotongan pita serta penandatangan prasasti oleh Dir. PT. TPS

Masjid Siti Kodijah diresmikan dengan pembunyian sirine , pemotongan pita serta penandatangan prasasti oleh Direktur PT. TPS. Selesai acara para hadirin serta undangan solat jumat bersama di masjid Siti Kodijah ini dengan dipimpin oleh Wakil Bupati Kediri.
Gambar Ilustrasi
HARIANPUNCU – Di Desa Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, bukit-bukit dan pegunungan menjulang adalah pesona “magis” yang menyihir wisatawan. Puncu adalah kecamatan di lembah dataran tinggi Kelud, gunung api aktif di Indonesia.








Bulan malam ini tampak begitu indah. Bundar, putih, dan terang.


Kamis (18/8/2016), memang sedang terjadi gerhana bulan penumbra. Fenomena itu unik sebab terjadinya gerhana tak diikuti dengan perubahan warna bulan menjadi merah darah. Alias, gerhananya tak kasat mata.



Gerhana bulan penumbra bisa terjadi karena walaupun Bulan, Bumi, dan matahari terletak pada satu garis lurus dan memungkinkan terjadinya gerhana, Bulan berada pada bayang-bayang tambahan atau penumbra.
Selain itu, atmosfer juga memengaruhi. Komposisi gas, partikel debu, hingga polutan bisa membuat Bulan tampak lebih merah, kekuningan, atau lebih buram dari biasanya.
Sementara, bundar dan tidaknya bulan bisa dipengaruhi oleh fase bulan itu sendiri atau karena awan yang "memotong" bulan dari pandangan manusia.

Walaupun purnama sebenarnya fenomena biasa, tetapi menikmatinya tetap saja indah. Lebih indah lagi, malam ini tampak Mars di sisi barat. Bila memiliki teleskop, Anda pun bisa melihat Uranus dan Saturnus. Selamat menikmati langit malam yang cerah...